Hipertensi Dominasi Kasus, 12 Persen Sasaran Belum Terlayani

Koordinasi advokasi/sosialisasi dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyakit.ist

BANJARMASIN - Hipertensi masih menjadi penyakit yang mendominasi pelayanan kesehatan di wilayah kerja puskesmas. 
Di tengah tingginya kasus tekanan darah tinggi tersebut, puskesmas masih memiliki pekerjaan untuk memastikan seluruh warga yang menjadi sasaran mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Yanuar Diansyah SKM menyampaikan, hingga saat ini, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk pelayanan penderita hipertensi baru mencapai 88 persen. Artinya, masih ada sekitar 12 persen sasaran yang belum terjangkau pelayanan sesuai target yang ditetapkan.
Puskesmas menargetkan cakupan pelayanan tersebut bisa mencapai 100 persen hingga akhir tahun.
 "Untuk mengejar target itu, upaya penanganan tidak hanya dilakukan terhadap warga yang sudah terdiagnosis hipertensi, tetapi juga diperkuat melalui langkah promotif dan preventif, "kata Yanuar usai koordinasi advokasi/sosialisasi dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyakit, di Rattan Inn, Rabu (4/11)
Edukasi mengenai bahaya hipertensi, pemeriksaan tekanan darah, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
Langkah ini diperlukan mengingat hipertensi kerap tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga masyarakat perlu lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya dan tidak menunggu munculnya keluhan untuk melakukan pemeriksaan. 
Selain hipertensi, diabetes serta penyakit menular TBC juga menjadi pengawasan dinas kesehatan. "Penyakit-penyakit tersebut biasanya dimulai dari makanan, jarang olahraga. Tidak heran juga sekarang ini anak-anak juga ada yang sudah mengidap diabetes, "kata Tabiun. dya/az
Lebih baru Lebih lama