KOTABARU- Aspirasi masyarakat Sampanahan, Kabupaten Kotabaru untuk memiliki Sekolah Menengah Kejuruan Swasta terus dikawal hingga tahap pendirian.
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari graksi PKB dr. M. Yadi Mahendra Muhyin, MA., MH. menyampaikan dan mengawal langsung usulan pendirian SMKS Insan Mahardika agar anak-anak di wilayah pesisir selatan Kalsel punya akses pendidikan vokasi yang layak.
“Pendidikan adalah modal utama anak-anak Indonesia untuk mencapai mimpi dan masa depan yang lebih baik. Di Kelumpang Tengah kebutuhan sekolah menengah, khususnya SMKS, masih sangat kurang. Karena itu saya berkomitmen mengawal aspirasi ini sampai SMKS-nya benar-benar berdiri dan muridnya bisa belajar,” ujar dr. Mahendra.
Proses pendirian SMKS Insan Mahardika mendapat dukungan kuat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel. Kepala Dinas Pendidikan Kalsel, Rohim menugaskan Kabid SMK,Rizal untuk aktif berkoordinasi langsung dengan pihak yayasan penyelenggara dan dr. Mahendra sebagai anggota dewan dapil VI Kotabaru-Tanah Bumbu.
" Beliau rutin berkoordinasi teknis mulai dari pemenuhan standar sarana prasarana, rombongan belajar, sampai rekomendasi izin operasional ke Kemendikdasmen,” tambah dr. Mahendra.
Terkait perizinan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Prov. Kalsel, Endri juga langsung merespon baik.
DPMPTSP Provinsi Kalsel menyatakan siap membantu dan mempercepat proses perizinan agar SMKS Insan Mahardika bisa segera mengantongi izin operasional dan Nomor Induk Sekolah Nasional.
“Kadis DPMPTSP, Endri menegaskan pelayanan perizinan untuk pendidikan adalah prioritas. Beliau siap membantu kalau ada kendala administrasi,” jelas dr. Mahendra.
Lahan Hibah PT Arutmin Indonesia
yang menjadi kabar baik, SMK Insan Mahardika akan berdiri di atas lahan hibah PT Arutmin Indonesia Site Senakin Kotabaru.
Komitmen perusahaan tambang itu ditegaskan langsung oleh Miftah dari PT Arutmin Kantor Cabang Banjarbaru dan Fery selaku Supervisor CDEA Arutmin Senakin.
“PT Arutmin selalu berkomitmen mendukung pendidikan di Kalimantan Selatan. Hibah lahan untuk SMKS Insan Mahardika ini wujud nyata kontribusi kami untuk mencetak SDM lokal yang siap kerja,” ucap Miftah.
Fery menambahkan, lokasi di Kelumpang Tengah dipilih karena dekat dengan operasional perusahaan dan kebutuhan tenaga terampil di wilayah tersebut tinggi.
dr. Mahendra berharap berdirinya SMKS Insan Mahardika bisa menjawab kebutuhan pendidikan menengah kejuruan di Kelumpang Tengah dan sekitarnya.
Ke depan SMK ini diharapkan membuka jurusan sesuai potensi daerah seperti Agribisnis, Teknik, Perkebunan dan Pertambangan.
“Kalau anak-anak Kelumpang Tengah bisa sekolah kejuruan di kampung sendiri, mereka nggak perlu jauh-jauh ke Banjarmasin atau Batulicin. Lulus langsung bisa kerja di Arutmin, perkebunan, atau buka usaha sendiri,” tutup dr. Mahendra.az
Tags
DPRD Kalsel