SMPN 7 Banjarmasin Luluskan Siswa- Siswi Terbaiknya

Muhammad Andika Saputra siswa 9C saat meneriman piagam kelulusan SMPN 7 Banjarmasin.az

BANJARMASIN- Suasana haru bercampur gembira mewarnai pengukuhan kelulusan siswa dan siswi SMPN 7 Banjarmasin.
Ratusan siswa dan siswi dengan ditemani orang tuanya ke SMPN 7 Banjarmasin dengan gembira.
Diawali dengan pembukaan sambutan kelulusan SMPN 7 Banjarmasin dilanjutkan dengan pemberian piagam kelulusan dan lain-lainnya.
Kepala SMPN 7 Banjarmasin,Toni Maxitop,M,Pd mengatakan  untuk bisa merencanakan PKS bahwa kegiatan pengkuhan dan seperti itu dilaksanakan di dalam sekolah, kemudian kelulusan di jelaskan dan tidak ada pungutan. 
"Kita mencoba menyampaikan dua format kegiatan proposal ke orang tua. Ada dalam bentuk yang sederhana, kemudian ada yang menggunakan dana juga sebenarnya. Tapi Alhamdulillah luar biasa partisipasi orang tua begitu disampaikan langsung ada yang tunjuk jari misalnya, Bapak, bolehkah saya menyumbang untuk panggung dan tendanya? Seperti itu, Bapak, bolehkah saya menyumbang untuk konsumsinya? Demikian, jadi hampir semua dari partisipasi orang tua, alhamdulillah acara berjalan dengan baik," ujar Toni di Banjarmasin,Rabu (3/6).
 Mungkin ada pesan untuk anak-anaknya untuk yang lulus.Bahwa perpisahan itu bukan berarti berakhirnya pembelajaran, tetapi naik ke jenjang SMA berarti siswa harus bekerja keras, disiplin, belajar giat, kemudian pantang menyerah.
Tetapi sukses itu berat, bahwa sukses itu harus belajar keras, sukses itu pantang menyerah, sukses itu bekerja keras. 
Setelah keluar dari SMPN 7 Banjarmasin akan terus semangat untuk lebih giat belajar berkarya membangun karakter untuk masa depannya.
"Alhamdulillah kemampuan akademis  untuk Bahasa Indonesia  penelian itu rentang rata-rata 73,81. Kemudian tertingginya 100. Kemudian anak yang di level istimewa atau menilainya 96,67 itu ada 4 orang," tegasnya.
Muhammad Andika Saputra siswa 9C yang baru lulus menjelaskan dirinya harus belajar sepanjang hayat. Artinya, sejak lahir hingga dewasa, bahkan sampai usia lanjut, harus terus melatih dan mengembangkan diri. 
Setiap orang perlu memiliki kemampuan, daya tarik, dan nilai tambah yang dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan.
" Oleh karena itu, proses belajar tidak boleh berhenti, karena melalui belajar kita dapat meningkatkan kualitas diri dan beradaptasi dengan berbagai perkembangan zaman," katanya.az


Lebih baru Lebih lama