Anggota DPRD Provinsi Kalsel,Dr. (Cand) H. Syarifuddin, S.E., M.A.P., yang akrab disapa Bang Dhin, memberikan pembekalan materi kepada mahasiswa Progrma Studi Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNISKA.ist
BANJARMASIN– Anggota DPRD Provinsi Kalsel,Dr. (Cand) H. Syarifuddin, S.E., M.A.P., yang akrab disapa Bang Dhin, memberikan pembekalan materi kepada mahasiswa Progrma Studi Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) saat berkunjung ke DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (8/4).
Dalam kegiatan tersebut, Bang Dhin menjadi narasumber utama yang membagikan pengalaman dan wawasannya terkait manajemen konflik dalam organisasi, khususnya di lingkungan pemerintahan. Ia menyampaikan materi secara komunikatif dan kontekstual sehingga mudah dipahami oleh para mahasiswa.
Bang Dhin menjelaskan bahwa konflik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika organisasi. Namun, konflik tidak selalu harus dihindari, melainkan perlu dikelola secara tepat agar dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan organisasi.
“Mahasiswa tadi meminta materi tentang manajemen konflik. Saya sampaikan mulai dari bagaimana kita merencanakan, mengelola, sampai ke tahap eksekusi dalam menghadapi konflik,” ujar Bang Dhin seusai kegiatan.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan dalam setiap proses penyelesaian persoalan. Menurutnya, tanpa perencanaan yang matang, organisasi akan kesulitan menentukan arah dan solusi terbaik dalam menghadapi konflik yang terjadi.
Selain itu, Bang Dhin turut memperkenalkan kepada mahasiswa tiga fungsi utama DPRD, yakni fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Ia menjelaskan bahwa pemahaman terhadap fungsi tersebut penting agar mahasiswa mengetahui peran strategis DPRD dalam sistem pemerintahan daerah.
Tak hanya itu, ia juga memberikan pemahaman mengenai pembagian kewenangan antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat. Hal ini dinilai penting agar mahasiswa mampu memahami bahwa tidak semua persoalan masyarakat menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Lebih jauh, Bang Dhin menekankan peran penting seorang pemimpin dalam mengelola konflik. Menurutnya, pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu menyelesaikan persoalan yang terjadi, termasuk konflik internal dalam organisasi yang dipimpinnya.az
Tags
DPRD KALSEL