Komisi IV DPRD Kalsdl keluarkan 5 (lima) rekomendasi atas usulan Rencana Kerja Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Tahun Anggaran 2027. ist
BANJARMASIN– Komisi IV DPRD Kalsdl keluarkan 5 (lima) rekomendasi atas usulan Rencana Kerja Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Tahun Anggaran 2027.
Rekomendasi tersebut diberikan setelah Komisi yang membidangi Kesejahteraan Rakyat melakukan pembahasan dan pendalaman materi, yang disampaikan oleh Direktur RSUD Ulin, Kamis, (29/10), di ruang rapat Komisi IV, Lt.IV Gedung A DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Lambung Mangkurat 18, Banjarmasin.
Ketua Komisi IV Hj. Jihan Hanifha mengatakan, ada lima catatan atau rekomendasi yang diberikan kepada RSUD Ulin untuk Renja TA 2027.
“Pertama, kita sesuaikan pagu pembayaran darah ke UTD PMI menjadi 9 miliar 800 juta setara 20.000 kantung pada biaya pengganti pengolahan darah BPPD tertinggi di angka 490.000 per kantung”, ucap Jihan.
Rekomendasi kedua lanjutnya, selisih 2,704 juta dialihkan ke UTD RSUD Ulin untuk empat kelompok alat uji, yakni uji saring darah, pengolahan dan penyimpanan trombosit, imuno hematologi, dan hematologi analiser.
“RSUD yang menyerahkan rincian spesifikasi dan harga e katalog sebelum persetujuan bersama, persetujuan bersama itu di akhir November”, terang Srikandi Partai Gerindra.
Ketiga, Jihan meminta RSUD Ulin menyerahkan dasar penetapan angka 20.000 kantong pada pemakaian riil RSUD Ulin, dan data pemakaian darah dari tahun 2025 sampai tahun 2026.
“Per bulan per komponen, darah biasa, leukodeplesi thrombosit, aparesis. Bila data real berbeda pagu disesuaikan. Kemudian, bayar hanya ke UTD yang berizin dan terikat perjanjian kerjasama sah dengan Rumah Sakit Ulin. Pembayaran dicatat pada rekening jasa yang tepat bukan jasa yang diberikan kepada masyarakat”, ujarnya.
Terakhir, Jihan meminta agar anggaran formulir kertas dari 947.792.750 diturunkan 450.000.000. Dan selisihnya dialihkan untuk prioritas lainnya, seperti perangkat rekam medis elektronik.
“Ada selisih 497.792.750 dialihkan ke pembiayaan lain yang lebih prioritas diutamakan perangkat rekam medis elektronik di titik titik pelayanan agar pengurangan formulir tidak mengganggu pelayanan”, pungkas Jihan.
Sebelumnya, Direktur RSUD Ulin memaparkan Renja RSUD Ulin TA 2027, dengan usulan anggaran mencapai 481 milyar lebih serta usulan tambahan pengadaan alat kesehatan dan alat penunjang medik mencapai 72 milyar lebih.az
Tags
DPRD Kalsel