BANJARMASIN- Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel),Muhammad Yani Helmi perhatikan program-program prioritas tetap, terutama terkait penanganan pascakebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Dalam rapat hari ini hadir perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk kepala dinas, serta perwakilan dari BPKAD dan unsur pemerintah daerah.
Ia telah membahas sejumlah poin penting terkait rencana anggaran dan program kerja, meskipun pembahasannya belum sepenuhnya komprehensif.
Namun, dari hasil diskusi tersebut, ia sudah bisa menarik beberapa kesimpulan yang akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut.
Secara umum, ia melihat adanya penurunan anggaran belanja pada sejumlah mitra kerja Komisi II.
Meski demikian, ia berharap program-program prioritas tetap mendapatkan perhatian, terutama terkait penanganan pascakebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
"Kami menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak boleh berhenti ketika api sudah padam," ujar Yani Helmi yang biasa disebut Paman Yani di Banjarmasin,Rabu (28/10) sore.
Upaya pascakarhutla harus menjadi perhatian bersama, khususnya melalui program revitalisasi dan pemulihan kawasan hutan yang terdampak kebakaran.
"Kita bisa melihat kondisi di kawasan Taman Hutan Raya Sultan Adam dan sejumlah kawasan hutan lindung lainnya di Kalimantan Selatan," jelasnya.
Banyak kawasan yang terdampak kebakaran, termasuk perbukitan yang mengalami kerusakan cukup parah.
Ketika ia melihat langsung kondisi di lapangan, sangat disayangkan karena kawasan yang sebelumnya hijau kini menyisakan pohon-pohon yang terbakar dan tunggul-tunggul kayu.
"Alhamdulillah, berdasarkan kondisi terakhir yang kami pantau, kebakaran di kawasan tersebut dan sekitarnya mulai terkendali, salah satunya berkat turunnya hujan. Kita tentu bersyukur karena kondisi ini membantu meredakan kebakaran. Namun, kita juga tidak boleh mengabaikan dampak kerusakan lingkungan yang ditinggalkan," tambahnya.
Karena itu, kawan-kawan di Komisi II menaruh perhatian serius terhadap persoalan ini.
Jangan sampai hanya berbicara tentang penanganan karhutla ketika kebakaran sedang terjadi, tetapi melupakan langkah-langkah pemulihan setelahnya.
Perlu membahas secara bersama-sama bagaimana program rehabilitasi hutan, pemulihan ekosistem, dan upaya pencegahan kebakaran dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Harapannya, kawasan yang terdampak kebakaran dapat dipulihkan secara bertahap dan kejadian serupa dapat kita cegah pada masa mendatang.az
Tags
DPRD Kalsel