Jalan Handil Bakti,U-Turn Akan Ditambah Satu

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalsel,HM Rosehan NB .ist

BANJARMASIN- Komisi III DPRD Kalsel kembali melaksanakan rapat terkait permasalahan U-turn atau putar balik di Jalan Lingkar, kawasan Hadil Bakti. 
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari permintaan warga beberapa waktu lalu.
Pada rapat hari ini telah disepakati bahwa pelaksanaan pembangunan atau penyelesaian U-turn tersebut insyaallah direalisasikan pada minggu kedua Oktober 2026.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalsel,HM Rosehan NB mengatakan mudah-mudahan kesepakatan hari ini benar-benar direalisasikan dan tidak kembali menjadi sekadar kesepakatan seperti sebelumnya. Sebab, kesepakatan pertama juga sudah pernah dibuat, bahkan sudah ditandatangani dan dihadiri Ketua DPRD.
"Hari ini kami melihat perjuangan warga Handil Bakti sangat luar biasa. Hadir juga lurah, Ketua LPM, serta perwakilan masyarakat. Mereka datang untuk memastikan bahwa kesepakatan yang sudah dibuat dapat direalisasikan,"ujar Rosehan di Banjarmasin,Selasa (1/9) siang.
Tadi disepakati ada dua titik yang menjadi perhatian." Bagi kami, yang pertama saja sudah patut disyukuri. Mengenai persoalan anggaran, itu menjadi kewenangan pihak terkait dan kami tidak ingin mencampuri terlalu jauh," jelasnya.
Yang terpenting, perjuangan masyarakat hari ini harus dihargai dan kami akan terus mengawal agar realisasinya benar-benar terlaksana pada minggu kedua Oktober.
"Apalagi saat ini kita memasuki bulan Maulid. Tadi kita juga bersalawat dan berharap apa yang menjadi perjuangan masyarakat ini mendapatkan keberkahan serta dapat segera direalisasikan," tambahnya.
.Harapan selanjutnya adalah masyarakat Handil Bakti juga ikut menjaga dan merawat fasilitas tersebut setelah dibangun. 
Jangan sampai keberadaan U-turn tambahan justru menimbulkan kecelakaan. Pengguna jalan harus tertib dan berhati-hati ketika melakukan putar balik.
Namun, sebenarnya ia berharap realisasinya bisa lebih cepat, tidak harus menunggu sampai minggu kedua Oktober.
 Kondisi saat ini cukup mendesak karena sedang musim kemarau dan banyak lahan di sekitar permukiman warga yang berpotensi terbakar.
Ketika terjadi kebakaran dan mobil pemadam harus menuju lokasi, mereka terpaksa melawan arus karena akses putar balik yang belum tersedia. 
Begitu juga masyarakat, termasuk ibu-ibu dan bapak-bapak, yang selama ini harus mengambil risiko karena fasilitas putar balik tersebut belum direalisasikan.
Alhamdulillah, hari ini sudah ada kesepakatan. Mudah-mudahan pada minggu kedua Oktober benar-benar direalisasikan. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk sama-sama mengawasi agar apa yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat ini segera terlaksana.az


Lebih baru Lebih lama