Komisi IV DPRD Kalsel Tinjau Sarpras SMAN 1 Anjir Pasar, Dorong Peningkatan Kualitas Pembelajaran

Dipimpin Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Bambang Yanto Permono, Upaya evaluasi terhadap fasilitas pendukung pendidikan tersebut ditunjukkan secara langsung melalui kunjungan monitoring ke SMAN 1 Anjir Pasar.ist

BARITO KUALA – Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai menjadi fondasi utama dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif sekaligus meningkatkan kapasitas pembelajaran siswa di lingkungan sekolah.

Pemenuhan fasilitas dasar mulai dari lapangan olahraga, jembatan penghubung yang aman, hingga area interaksi seperti kantin berperan vital dalam mendukung kegiatan akademik maupun non-akademik.

Dipimpin Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Bambang Yanto Permono, Upaya evaluasi terhadap fasilitas pendukung pendidikan tersebut ditunjukkan secara langsung melalui kunjungan monitoring ke SMAN 1 Anjir Pasar pada Jumat (28/08) pagi.

Bambang mencatat, sejumlah fasilitas yang masih memerlukan pembenahan mendesak, seperti akses jembatan titian kayu yang kerap tenggelam saat air pasang maupun musim hujan, serta penataan area kantin sekolah yang perlu direhabilitasi.

“Ada beberapa fasilitas yang memang belum maksimal, seperti area lapangan basket serta titian kayu akses ke kantin sekolah juga terendam saat musim hujan dan air pasang,” pungkasnya.

Meski demikian, apresiasi tetap diberikan atas penyaluran bantuan pembangunan halaman depan yang bersumber dari Pemerintah Provinsi.

Di samping itu, dorongan turut diarahkan pada efektivitas pengelolaan dana Anggaran Penyelenggaraan Operasional Sekolah (BOS) serta pengembangan unit usaha koperasi sekolah agar mampu menjadi sarana penunjang kemandirian finansial bagi pemeliharaan fasilitas secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah kabar baiknya, tahun ini SMAN 1 Anjir Pasar mendapatkan bantuan berupa pemasangan paving block dari Pemprov Kalsel untuk area halaman depan. Dan juga kami mendapat informasi dana BOS di sekolah ini mencapai sekitar Rp900 juta dalam setahun, kami berharap dana tersebut dapat dikelola serta dimanfaatkan sebaik-baiknya.,” tutur politisi partai Nasdem itu.

Perhatian terhadap pengembangan potensi siswa di luar kegiatan kurikuler juga menjadi fokus utama Anggota Komisi IV Hj. Hariyatie.

Dirinya menilai, pembinaan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pembentukan karakter, pengasahan bakat, serta peningkatan prestasi peserta didik yang dapat menjadi bekal berharga untuk jenjang pendidikan berikutnya.

“Saya berpesan kepada Kepala Sekolah beserta jajaran dewan guru untuk terus meningkatkan pembinaan ini, sehingga ke depan para siswa-siswi memiliki rekam jejak prestasi yang memudahkan mereka melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” tutur Hj. Hariyatie.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMAN 1 Anjir Pasar, Rahmat Fadillah, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian Komisi IV terhadap kondisi riil di lapangan, serta berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh saran dan masukan konstruktif yang telah diberikan demi kemajuan SMAN 1 Anjir Pasar.az
Lebih baru Lebih lama