Manfaatkan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda

Teks foto-Anggota DPRD Provinsi Kalsel, H Suripno Sumas SH MH mengsosialisasikan 
 Undang-undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas).az

BANJARMASIN - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Suripno Sumas SH MH mengsosialisasikan 
 Undang-undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas).
Menghadirkan narasumber Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Sugiarto Sumas dan warga Kecamatan Banjarmasin Selatan.
 Suripno mengatakan pemerintah terus memperkuat sektor pendidikan melalui berbagai program, mulai dari pendidikan formal, nonformal, hingga pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda.

"Program ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk di Kalimantan Selatan. Harapannya, rata-rata lama sekolah masyarakat dapat meningkat dari sekitar delapan tahun menjadi 13 tahun," ujar Suripno Sumas di Banjarmasin,Sabtu (4/7).

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau yang berada di bawah garis kemiskinan agar mereka memperoleh akses pendidikan yang layak.

Sementara itu, Sekolah Garuda disiapkan sebagai wadah pembinaan bagi peserta didik berprestasi sehingga mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi sumber daya manusia unggul.

"Melalui Sekolah Garuda, anak-anak berprestasi diharapkan memperoleh pendidikan terbaik sehingga mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa di masa depan," katanya.

Suripno juga mengingatkan masyarakat agar tidak lagi memandang sekolah swasta sebagai pilihan kelas dua. Menurutnya, pemerintah telah memberikan dukungan pendanaan agar kualitas sekolah swasta semakin setara dengan sekolah negeri.

"Orang tua tidak perlu ragu apabila anaknya belum memperoleh kesempatan bersekolah di sekolah negeri. Sekolah swasta juga memiliki kualitas yang baik," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, narasumber lainnya, Sugiarto Sumas, menjelaskan bahwa penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat akan dilakukan secara selektif agar tepat sasaran.

Menurutnya, program tersebut diprioritaskan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2 atau kelompok masyarakat berpenghasilan terendah.

"Penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2 sehingga program ini benar-benar tepat sasaran," ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga telah menyiapkan transformasi Sekolah Banua menjadi Sekolah Garuda. Fasilitas sekolah, termasuk asrama dan tenaga pendidik, telah tersedia sehingga mempercepat pelaksanaan program tersebut.

"Program Sekolah Garuda sudah berjalan sejak tahun lalu dan tahun ini kembali membuka penerimaan peserta didik baru sesuai mekanisme seleksi yang telah ditetapkan pemerintah," pungkasnya.az


Lebih baru Lebih lama