PMI Mendukung Penanganan Bencana Kabut Asap

Petugas PMI Kalsel saat ikut memadamkan berbaku di lapangan.ist

BANJARMASIN- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) 
 mendukung kegiatan penanganan bencana kabut asap yang diperkirakan berlangsung hingga satu bulan.
Menurunkan pasukan di lapangan secara kontinu untuk melakukan mitigasi dan menjaga keamanan masyarakat.
Satgas dan BPBD juga telah membuat surat resmi kepada PMI untuk meminta dukungan berupa tenaga kesehatan dan ambulans. "Mengingat kondisi ini merupakan bencana yang skalanya cukup besar dan sulit diprediksi, kami berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan penanganan serta mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi ke depan," ujar Ketua PMI Kalsel Gusti Iskandar Sukma Alamsyah di Banjarmasin,Jumat (21/8) sore.
Dari sisi logistik, ia juga menyiapkan kebutuhan masyarakat, termasuk tempat pelayanan dan dukungan seperti oksigen. Personel yang turun ke lapangan dilakukan secara bergiliran. 
Dari PMI sendiri terdapat enam relawan yang bertugas setiap harinya. Selain itu, ada relawan berbasis masyarakat yang dikoordinasikan oleh PMI, jumlahnya lebih dari 12 orang.
 Jadi, total personel yang terlibat hampir 18 orang dan seluruhnya berada dalam koordinasi PMI.
Untuk titik yang paling rawan berada di wilayah Golf dan Pengayuan. Posko juga telah disiapkan di beberapa titik di Pengaiwan, kemudian posko di Karantina, Golf, serta posko induk yang dibentuk BPBD di kawasan perkantoran gubernur.
Itulah kondisi dan langkah-langkah yang saat ini kami lakukan untuk menghadapi situasi bencana tersebut.az


Lebih baru Lebih lama