Ketua PPJI Kalsel masa bakti 2026-2030 ,Muhammad Akbar Utomo Setiawan dan Ketua Lama DPD PPJI Kalsel, Putra Qomaluddin Attar Nuriqli.az
BANJARMASIN-Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dengan tema “Inovasi Rasa, Integritas Karya Menuju Jasa Boga Profesional & Berdaya Saing” di Hotel Rattan Inn, Jumat (24/7).
Kegiatan yang diikuti pengurus PPJI dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan dan menetapkan secara aklamasi memilih Ketua PPJI Kalsel masa bakti 2026-2030 ,Muhammad Akbar Utomo Setiawan.
Akbar mengatakan sekarang ini fokus utamanya adalah memaksimalkan program yang sudah berjalan.
Dari sisi keanggotaan, saat ini PPJI memiliki 128 anggota dan ia menargetkan jumlah tersebut terus bertambah setiap tahunnya. "Selain itu, kami juga membekali para anggota dengan berbagai sertifikasi, seperti sertifikasi halal dan sertifikasi lainnya, agar kompetensi mereka semakin meningkat," ujar Akbar.
Harapan kedepan terhadap kepengurusan PPJI yang baru, serta jajaran pimpinan baru di Badan Gizi Nasional, adalah agar program prioritas pemerintah yang diinisiasi Presiden dapat berjalan semakin maksimal, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat bagi anak-anak di seluruh Indonesia.
Ketua lama DPD PPJI Kalimantan Selatan, Putra Qomaluddin Attar Nuriqli,menyampaikan bahwa musyawarah kali ini merupakan penutup masa kepengurusan 5 tahun sekaligus estafet kepemimpinan BPJI Kalsel yang ketiga.
Sebanyak 13 kabupaten/kota hadir untuk mempertanggungjawabkan hasil kerja kepengurusan sekaligus memilih ketua baru. "Karena hanya ada satu calon yang mendaftar, pemilihan dipastikan berlangsung secara aklamasi, yakni Akbar Utomo, yang dinilai telah berperan sejak awal pembentukan PPJI dari lima hingga berkembang menjadi 13 kabupaten/kota," katanya.
PPJI Kalsel berfokus pada sektor kuliner, katering, dan penyediaan bahan pangan. Selama ini organisasi aktif menggelar pelatihan, sertifikasi profesi, serta sertifikasi halal untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para anggota, baik secara individu maupun perusahaan, sehingga mampu berkembang dan naik kelas.
Selain itu, PPJI Kalsel juga berperan sebagai mitra pemerintah dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Saat ini tercatat sekitar 48 titik dapur MBG di Kalimantan Selatan dikelola oleh anggota PPJI," tegasnya.
Kontribusi tersebut dinilai membantu percepatan pelaksanaan program pemerintah sekaligus menunjukkan kapasitas anggota PPJI sebagai mitra yang profesional dalam penyediaan makanan bergizi.az
Tags
ekonomi